PETIR Minta Mendagri Tito Selektif, SF Hariyanto Kepincut Jadi PJ Gubernur Riau
Rabu, 06-12-2023 - 23:24:06 WIB
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com | Pekanbaru - Jabatan Gubernur Riau Brigjen (Purn) Edy Natar Nasution, tidak lama lagi akan selesai pada bulan Desember ini. Dan jabatan Gubernur Riau akan segera digantikan oleh Pejabat sementara atas keputusan pemerintah pusat yaitu melalui Kementerian Dalam Negeri hingga sampai masa pemilukada.


Ditengah Hiruk Pikuk transisi kepimpinan Provinsi Riau, masyarakat Riau masih wanti wanti siapa Nanti Pejabat Gubernur Riau ditunjuk Untuk Tahun 2024.


Ternyata santer Sudah ada nama nama yang akan diserahkan ke Kementrian Dalam Negeri untuk diajukan menggantikan Gubernur Riau Brigjen (Purn) Edy Natar Nasution yang sudah habis masa jabatannya pada akhir bulan ini.


Diketahui, Rencana PJ Gubernur Riau Semua berasal dari kalangan Birokrat Ulung, baik dari Pejabat Kementerian Dalam Negeri maupun Dari kalangan Dosen. Ternyata isu kuat ditengah masyarakat, Sekretaris Daerah Provinsi Riau saat ini yaitu SF Hariyanto disebut sebut sedang berupaya turut melobi Kementerian Dalam Negeri agar bisa menjadi Pejabat Gubernur Riau.


Hal ini banyak ditentang masyarakat dan juga Pemuda, karena menurut informasi yang dirangkum Media ini bahwa SF Hariyanto yang juga mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau itu punya banyak masalah alias Track Record yang sangat tidak disukai masyarakat.


Ungkapan ini disampaikan oleh Salah satu Aktivis Anti korupsi yang sangat Getol dalam pergerakan sosial controlnya di Provinsi Riau, yaitu Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Tri Karya (PETIR) Jackson Sihombing.


Jackson mengatakan dalam keterangan Rilisnya, SF Hariyanto yang menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau saat ini tidak layak jadi Pejabat Gubernur Riau.


"Beliau (SF Hariyanto) sepertinya berupaya ingin jadi Gubernur Riau, jadi kalau seandainya pak SF Hariyanto dipilih justru ini akan menimbulkan Kegaduhan di kalangan masyarakat, Kami Menilai Beliau tidak layak menjabat Gubernur Riau, menteri Dalam Negeri harus selektif dan hati hati, track record nya terlalu buruk". Ujar Jackson kepada media ini, Selasa (05/12/2023).


Menurut Jackson, SF Hariyanto dinilai tidak layak menduduki Pj Gubernur Riau dikarenakan banyaknya persoalan berupa dugaan TPPU di KPK baru baru ini tentang gaya hidup mewah.


SF Hariyanto pernah dipanggil KPK terkait dugaan TPPU dan Viral Akibat kehidupan yang Flexing dan Hedon. Yang mana tidak mungkin KPK sembarangan memanggil pejabat yang menduduki jabatan pimpinan tinggi madya tanpa ada bukti dan petunjuk yang jelas.


Kemudian Dugaan Keterlibatan SF Hariyanto Sebagai Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau saat Menjabat Tahun 2013 lalu terkait dugaan mark up pembangunan Kantor PUPR Riau senilai Rp 200 Miliar yang saat ini sedang bergulir di Kejaksaan Tinggi Riau.


Kemudian dugaan keterlibatan korupsi Pembangunan Jembatan Siak III dimana kondisi jembatan tersebut diketahui besinya sudah turun sehingga Jembatan tersebut hingga sekarang tidak bisa dilalui Dua Jalur.


Selanjutnya SF Hariyanto pernah disebut sebut menerima Rp 350 juta dalam kasus korupsi uang pengganti, Ganti Uang, dan Perjalanan Dinas di Dispenda Riau dengan terpidana Deyu dan Deliana serta juga disebut sebut terlibat Dugaan korupsi pembangunan Flyover Harapan Raya Sudirman.


Jackson juga menilai, bahwa SF Hariyanto adalah "pemain" besar di Provinsi Riau yang diduga mengatur beberapa Proyek di OPD, ia juga dikhawatirkan hanya akan mengutamakan orang-orang disekitarnya.


Untuk itu, PETIR meminta agar Mendagri selektif jika nanti tetap berkeras membawa nama SF Hariyanto kepada Presiden sebagai calon Pj Gubernur Riau mengingat banyaknya jejak persoalan yang menyangkut beliau.


"Kita akan segera menyurati Mendagri dan presiden agar SF Hariyanto ditolak, Karena sesuai Permendagri nantinya ada sembilan nama yang diusulkan untuk dilakukan pembahasan bersama lintas kementerian/non kementerian dan lembaga dalam menyeleksi calon Pj Gubernur agar menjadi tiga nama untuk diajukan kepada Presiden melalui Sekretariat Negara serta kelayakan calon PJ Gubernur tersebut harus bersih," jelas Jackson.


Jackson juga mengatakan, apabila SF Hariyanto di tetapkan menjadi PJ Gubernur Riau, pihaknya akan melakukan aksi Demo di depan istana presiden tiap minggu.


"Kalau beliau dipilih oleh Mendagri, kami tidak ada pilihan selain melakukan aksi demo tiap minggu di Jakarta, itu akan kami lakukan", ujar Jackson.




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Kombes Pol. Julihan Muntaha, mendapat Apresiasi Dari Laskar Prabowo 08 DPD Sumut Atas Kinerjanya Selama Menjabat Kabidpropam Polda Sumut
  • Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
  • Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
  • Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Kombes Pol. Julihan Muntaha, mendapat Apresiasi Dari Laskar Prabowo 08 DPD Sumut Atas Kinerjanya Selama Menjabat Kabidpropam Polda Sumut
    Senin, 12-01-2026 - 22:54 WIB
    3 Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
    Senin, 12-01-2026 - 08:39 WIB
    4 Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:37 WIB
    5 Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:34 WIB
    6 Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:33 WIB
    7 Mengusut Akar Korupsi di Balik Hancurnya Kebun Karet Pemda Kuansing
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:30 WIB
    8 Pemprov Riau Buka Seleksi Terbuka untuk 69 Jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:26 WIB
    9 Walikota Pekanbaru Dikabarkan Rombak Pejabat Eselon III dan IV Hari Ini
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:23 WIB
    10 Pemprov Riau Segera Bentuk Pansel Baru untuk Seleksi Ulang Komisaris, Dirut dan Direksi BRK Syariah
    Rabu, 07-01-2026 - 20:41 WIB
    11 Libatkan Kemendagri, Penetapan APBD Pekanbaru Tahun 2026 Direncanakan Besok
    Rabu, 07-01-2026 - 20:40 WIB
    12 Plt Gubri Bakal Lantik 15 Pejabat Eselon II Pekan Depan
    Rabu, 07-01-2026 - 20:38 WIB
    13 SPPD dan Sosper Fiktif Diduga Masih Terjadi di Sekretariat DPRD Riau Pada Tahun 2025
    Rabu, 07-01-2026 - 20:36 WIB
    14 Kalapas Bagansiapiapi Beri Pengarahan WBP, Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Kesehatan
    Senin, 05-01-2026 - 21:21 WIB
    15 Pengarahan Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan WBP Agar Patuhi Peraturan 
    Senin, 05-01-2026 - 21:18 WIB
    16 Perusahaan Pers Tidak Wajib Terdaftar di Dewan Pers dan Wartawan Tidak Diwajibkan UKW, Namun Profesionalisme Tetap Berlandaskan UU Pers
    Senin, 05-01-2026 - 21:14 WIB
    17 Plt Gubernur Riau Bongkar Borok BUMD: Struktur Gemuk, Kinerja Mandek, PAD Merosot
    Minggu, 04-01-2026 - 21:31 WIB
    18 Kontrak Senyap Rp Triliunan? Pemprov Riau Tak Tahu, Aryaduta Sudah Dikunci Lippo
    Minggu, 04-01-2026 - 21:27 WIB
    19 Empat Tersangka Perambahan Kawasan TAHURA OKH Di Kab. Tanjabtin,  Provinsi Jambi Siap Didangkak
    Minggu, 04-01-2026 - 21:25 WIB
    20 RMRB Bersilaturahmi Dengan LAMR Riau, Ketum DPP Akel , Mari Bersama Jaga Marwah Riau
    Kamis, 01-01-2026 - 11:37 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com