Dugaan Menguasai 34 Paket Proyek, Pejabat Inisial H Masih Bungkam
Jumat, 18-07-2025 - 23:47:35 WIB 👁12707
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com I Kampar – Terkait pemberitaan berjudul “Skandal Proyek Perkim Kampar 34 Paket Diduga Dikuasai Pejabat Inisial H” yang telah diberitakan di salah satu media online pada Kamis 17 Juli 2025 mendapat tanggapan dari Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kampar, Muhammad Ikhsan.


Menyikapi hal tersebut, Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kampar, Muhammad Ikhsan ketika dikonfirmasi awak media disalah satu warung kopi Bangkinang Kota menyampaikan, “Kalau menurut saya itu bahasanya dugaan, cuma mungkin medianya kurang menggunakan kata dugaan, sebenarnya praktek – praktek ini hal yang biasa terjadi. Karena yang betul – betul kontraktor di Kabupaten Kampar ini menjerit untuk mendapatkan proyek itu memang sangat sulit, dengan alasan efesiensi,” ujarnya.


“Kalau benar dugaan itu sangat saya di sayangkan, sikap seorang pejabat terlibat bermain proyek. Tetapi kita tidak munafik, bahwasanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu diduga ikut bermain juga. Kepala Dinas itu diduga ikut bermain proyek, sampai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Malah sepengetahuan saya, mereka punya kegiatan. Itu pengalaman tahun sebelumnya, bukan rahasia umum lagi bahwa seorang PPK itu punya pekerjaan. Itu yang PL ya, kalau tender itu memang sangat sulit,” jelas M. Ikhsan. Jum’at, (18/07/25).


Selanjutnya ditambahkan Ketua Gapensi Kabupaten Kampar, “yang lucunya lagi kita sayangkan, ini sering membawa nama – nama Aparat Penegak Hukum (APH). APH inilah itulah, itu daftar list Pokir. Saya yakin, bukan seluruh anggota dewan yang punya Pokir itu untuk fisik. Saya yakin ada untuk bantuan sosial dan lain – lainnya,” imbuhnya.


Ketika awak media menyinggung terkait adanya isu atas dugaan keterlibatan seorang pejabat insial H bermain proyek, M. Ikhsan menjawab.


“Kalau benar ini terjadi, kita meminta sikap Aparat Penegak Hukum itu bersikap adil untuk menegakkan hukum ini. Karena kegiatan PL – PL ini itu diperuntukkan untuk masyarakat kontraktor. Bukan untuk pejabat kegiatan – kegiatan itu, yang bekerja tentu harus pihak kedua. Pakai kontrak, jadi sangat kita sayangkan,” imbuhnya.


“Seharusnya seorang Sekda lebih mengutamakan tupoksi dia, misalnya dalam penertiban di bidang ASN yang sering nongkrong di kedai kopi pada jam – jam kerja. Kita minta bapak Bupati Kampar, bersikap tegas menindak oknum yang memperjual belikan proyek ini, bapak Bupati tidak usah sungkan – sungkan. Bapak Bupati harus tegas terhadap ini karena Kita di belakang bapak Bupati dalam hal ini, sebagai Ketua Gapensi. Saya membantu mengungkapkan dalam hal ini, karena paket proyek ini tidak ada kontraktor yang dapat. Ada satu orang 10 proyek, terus perusahaannya mana? Perusahaan dari mana? Mungkin diduga perusahaan – perusahaan dari luar dibawa ke sini, terus perusahaan kontraktor yang lokal ini sudah 5 tahun dia punya perusahaan tetapi tidak dapat kegiatan, tetap dia bayar pajak,” ulasnya.


“Kalau aparat, saya minta Kepala Satuannya menindak tegas oknum – oknum yang bermain proyek. Kalau benar dugaan ini, tindak Kepala kesatuannya aparat penegak hukum ini. Karena bukan rahasia umum lagi, sering nama itu ada dalam catatan. Apalagi untuk paket yang Rp 200 juta, dan kalau sempat proyek PL itu Rp 400 juta. Saya lebih yakin kontraktor di Kabupaten Kampar ini lebih miskin dan lebih kelaparan, dan saya minta ketika kelaparan ini terjadi. Rekanan kontraktor akan timbul suatu reaksi nanti, reaksi itu akan menjadi aksi. Kita minta aparat penegak hukum itu, betul – betul bekerjalah. Bersikap adil, kalau semua sudah main proyek untuk apa ada kontraktor? Bubarkan saja itu perusahaan – perusahaan yang ada dibentuk oleh pemerintah, silahkan pejabat yang mengerjakan proyek semuanya. Itu yang PL, diluar yang tender. Kalau tender mereka tidak bisa masuk. Pak Bupati Kampar, tolong disikapi hal ini. Ada oknum – oknum yang bermain proyek itu, saya rasa bapak Bupati tahu itu. Kita siap memback up bapak Bupati dalam hal ini,” ungkap M. Ikhsan.


Kemudian ditambahkan Ketua Gapensi Kabupaten Kampar, “saya minta bapak Bupati tolong tertibkan mereka – mereka yang terlibat bermain proyek. PPK itu mengerjakan proyek, dia pakai nama. Proyek PL ini habis diperjual belikan, tidak ada satupun kontraktor lokal yang mengerjakannya. Aparat penegak hukum diminta keseriusan mereka dalam penegakkan hukum untuk mengawasi proyek ini seharusnya ada. Tetapi aparat penegak hukum nya dicatut didalam itu. Dugaan itu ada benarnya. Ada nama ini dan itu kesatuan nya, masa aparat hukum mengerjakan proyek hanya Rp 150 juta sampai Rp 200 juta paling tinggi nya. Sangat kita sayangkan, permainan ini sudah cukup lama. Saya siap memberikan informasi. Terbuka ini siapa yang bermain proyek di OPD ini, bapak Bupati harus berani menertibkannya. Kalau mau pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,” tutup M. Ikhsan.


Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar, Hambali, SE., MBA., MH., dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kampar, Rusdi Hanif, ST, MT, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp belum ada respon hingga berita ini diterbitkan.




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Sambangi Pesantren Ustman Bin Affan, Forum Puspa Madani Kab. Kampar Berikan Penyuluhan Dan Pembinan Kepada Remaja Usia Sekolah
  • GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat - Rohil
  • Pemko Dumai Gelar Rakor dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan
  • Serang Nama Baik H. Bistamam di Medsos, Dua Akun Facebook Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Sambangi Pesantren Ustman Bin Affan, Forum Puspa Madani Kab. Kampar Berikan Penyuluhan Dan Pembinan Kepada Remaja Usia Sekolah
    Senin, 18-05-2026 - 10:07 WIB
    3 GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat - Rohil
    Sabtu, 16-05-2026 - 22:38 WIB
    4 Pemko Dumai Gelar Rakor dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan
    Sabtu, 16-05-2026 - 22:33 WIB
    5 Serang Nama Baik H. Bistamam di Medsos, Dua Akun Facebook Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Riau
    Sabtu, 16-05-2026 - 22:29 WIB
    6 Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar, Membuka Jalur Anak Desa Menggapai Cita-cita
    Jumat, 15-05-2026 - 09:33 WIB
    7 Dari Janji ke Bukti: Di bawah kepemimpinan Agung, Pekanbaru Tancap Gas, Bukan Sekadar Wacana
    Kamis, 07-05-2026 - 14:36 WIB
    8 PT.Arara Abadi Membangun Jalan Untuk Melancarkan Akses Perekonomian Masyarakat Didaerah
    Kamis, 30-04-2026 - 19:45 WIB
    9 Utusan Khusus Presiden RI bidang kesehatan turun tangan, Polemik Dokter Spesialis ASN disiak menemui titik terang
    Kamis, 30-04-2026 - 19:42 WIB
    10 Viral di Ujungbatu, IRT Dipermalukan Saat Live Penagihan Utang, Berujung Laporan ke Polisi
    Kamis, 30-04-2026 - 08:24 WIB
    11 Jelang Hari Jadi ke-27, Dumai Bawa Pulang Kado Prestasi Nasional
    Rabu, 29-04-2026 - 22:40 WIB
    12 Aliran Dana Miliaran Terkuak Di Sidang PUPRPKPP Riau: DPA Disebut “Tertahan”, Publik Curiga Ada Pola Terstruktur
    Rabu, 29-04-2026 - 22:38 WIB
    13 Video Viral Pungli di Dumai Barat Dipastikan Kasus Lama, Polres Dumai Tegaskan Pelaku Sudah Diproses
    Selasa, 28-04-2026 - 22:23 WIB
    14 Walikota Pekanbaru Muluskan Jalan Teluk Leok Rumbai
    Selasa, 28-04-2026 - 22:20 WIB
    15 Bupati Kampar Paparkan LKPJ 2025, DPRD Bentuk Pansus Pembahasan
    Selasa, 28-04-2026 - 21:11 WIB
    16 Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Erwin Sitompul. Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Turun Tangan
    Sabtu, 25-04-2026 - 14:08 WIB
    17 Pemilik 500 Butir Pil Ekstasi Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Dumai
    Jumat, 24-04-2026 - 23:19 WIB
    18 Harta Kekayaan Walikota Dumai Naik Tipis dalam Setahun, Sejumlah Komponen Aset Mengalami Perubahan
    Jumat, 24-04-2026 - 23:12 WIB
    19 Sejak Lukmansyah Badoe Pimpin Kominfo Kampar, Penataan Media Dinilai Dongkrak PAD
    Minggu, 19-04-2026 - 11:04 WIB
    20 Kejati Riau Geledah Kantor BUMD PT Pelabuhan Dumai Berseri
    Minggu, 19-04-2026 - 11:01 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com