Aliran Dana Miliaran Terkuak Di Sidang PUPRPKPP Riau: DPA Disebut “Tertahan”, Publik Curiga Ada Pola Terstruktur
Rabu, 29-04-2026 - 22:38:05 WIB 👁9508
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com I Pekanbaru – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (29/4/2026), mengungkap fakta yang semakin memperdalam perhatian publik terhadap konstruksi perkara yang tengah diuji di ruang sidang.


Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan tiga saksi kunci, yakni Sekretaris Dinas PUPR Riau Ferry Yunanda, ASN Sartono, serta Hendra Lesmana yang bertugas sebagai satpam sekaligus sopir perbantuan Kepala Dinas.


Dalam persidangan yang menyeret Abdul Wahid, nama Ferry Yunanda kembali menjadi sorotan utama. Ia disebut memiliki peran sentral dalam pengumpulan dana dari para Kepala UPT.


Di hadapan majelis hakim, Ferry mengungkap adanya pengumpulan dana dari enam UPT dengan total mencapai Rp1,8 miliar, masing-masing sebesar Rp300 juta. Bahkan, dalam dinamika internal, target pengumpulan dana sempat berkembang hingga Rp7 miliar—yang dikenal dengan istilah “7 batang”.


Pernyataan ini membuka lapisan baru dalam perkara, terutama ketika dikaitkan dengan keterangan bahwa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) disebut belum ditandatangani sebelum adanya kepastian pemenuhan dana tersebut.


Fakta ini menjadi krusial.


Jika benar terdapat keterkaitan antara penandatanganan DPA dengan pemenuhan sejumlah dana, maka publik berhak mempertanyakan apakah proses administrasi anggaran telah berjalan sesuai prinsip tata kelola yang semestinya.


Di sisi lain, kesaksian Hendra Lesmana menambah dimensi berbeda dalam persidangan. Ia mengaku dua kali diminta mengantarkan uang atas perintah Ferry Yunanda—masing-masing sebesar Rp100 juta dan Rp300 juta—tanpa mengetahui asal-usul maupun tujuan dana tersebut.


“Disuruh bawa saja,” ujarnya di hadapan majelis hakim.


Keterangan ini menimbulkan pertanyaan lanjutan: bagaimana mungkin distribusi dana dalam jumlah besar dilakukan melalui perantara yang tidak mengetahui konteks maupun tujuan pengiriman?


Rangkaian kesaksian ini juga mengungkap adanya distribusi dana ke sejumlah pihak, termasuk melalui perantara tertentu, dengan nominal yang bervariasi. Namun sebagian keterangan masih menyisakan ruang interpretasi yang luas, terutama terkait tujuan akhir dari aliran dana tersebut.


Dalam konteks yang lebih luas, publik mulai melihat adanya pola yang terstruktur dalam mekanisme pengumpulan dan distribusi dana. Meski demikian, apakah pola tersebut mencerminkan fakta yang utuh atau bagian dari konstruksi yang masih perlu diuji lebih dalam, menjadi pertanyaan yang kini mengemuka.


Apalagi, dalam persidangan sebelumnya, muncul sorotan terhadap keseragaman keterangan sejumlah saksi yang memunculkan persepsi publik tentang kemungkinan adanya narasi yang terbentuk.


Di titik inilah, integritas proses pembuktian diuji.


Apakah seluruh keterangan saksi berdiri secara independen dan saling menguatkan, atau justru terdapat celah inkonsistensi yang dapat memengaruhi arah pembuktian?


Juru Bicara PKB Riau, Musliadi, menyatakan pihaknya berharap kesaksian Ferry Yunanda mampu membuka fakta yang sebenarnya sehingga publik dapat memahami duduk perkara secara utuh.


Sementara itu, dukungan massa terhadap Abdul Wahid masih terus terlihat di sekitar Pengadilan Negeri Pekanbaru, menandakan tingginya perhatian publik terhadap perkara ini.


Sidang pun untuk sementara diskors dan akan dilanjutkan kembali dengan agenda pemeriksaan saksi berikutnya.


Perkembangan di ruang sidang ini menunjukkan bahwa perkara tidak hanya soal pembuktian aliran dana, tetapi juga menyangkut bagaimana fakta-fakta tersebut dibangun, diuji, dan dipertanggungjawabkan secara hukum.


Publik kini menunggu satu hal yang paling mendasar: apakah rangkaian fakta yang terungkap akan mengarah pada kebenaran yang utuh, atau justru menyisakan pertanyaan yang lebih besar di akhir persidangan.


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Sambangi Pesantren Ustman Bin Affan, Forum Puspa Madani Kab. Kampar Berikan Penyuluhan Dan Pembinan Kepada Remaja Usia Sekolah
  • GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat - Rohil
  • Pemko Dumai Gelar Rakor dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan
  • Serang Nama Baik H. Bistamam di Medsos, Dua Akun Facebook Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Sambangi Pesantren Ustman Bin Affan, Forum Puspa Madani Kab. Kampar Berikan Penyuluhan Dan Pembinan Kepada Remaja Usia Sekolah
    Senin, 18-05-2026 - 10:07 WIB
    3 GEMARI Desak Agrinas Evaluasi Pemenang KSO di Kebun sawit Putat Diduga Picu Kegaduhan di Tengah Masyarakat Desa Putat - Rohil
    Sabtu, 16-05-2026 - 22:38 WIB
    4 Pemko Dumai Gelar Rakor dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan
    Sabtu, 16-05-2026 - 22:33 WIB
    5 Serang Nama Baik H. Bistamam di Medsos, Dua Akun Facebook Dilaporkan ke Ditkrimsus Polda Riau
    Sabtu, 16-05-2026 - 22:29 WIB
    6 Jembatan Merah Putih Presisi di Kampar, Membuka Jalur Anak Desa Menggapai Cita-cita
    Jumat, 15-05-2026 - 09:33 WIB
    7 Dari Janji ke Bukti: Di bawah kepemimpinan Agung, Pekanbaru Tancap Gas, Bukan Sekadar Wacana
    Kamis, 07-05-2026 - 14:36 WIB
    8 PT.Arara Abadi Membangun Jalan Untuk Melancarkan Akses Perekonomian Masyarakat Didaerah
    Kamis, 30-04-2026 - 19:45 WIB
    9 Utusan Khusus Presiden RI bidang kesehatan turun tangan, Polemik Dokter Spesialis ASN disiak menemui titik terang
    Kamis, 30-04-2026 - 19:42 WIB
    10 Viral di Ujungbatu, IRT Dipermalukan Saat Live Penagihan Utang, Berujung Laporan ke Polisi
    Kamis, 30-04-2026 - 08:24 WIB
    11 Jelang Hari Jadi ke-27, Dumai Bawa Pulang Kado Prestasi Nasional
    Rabu, 29-04-2026 - 22:40 WIB
    12 Aliran Dana Miliaran Terkuak Di Sidang PUPRPKPP Riau: DPA Disebut “Tertahan”, Publik Curiga Ada Pola Terstruktur
    Rabu, 29-04-2026 - 22:38 WIB
    13 Video Viral Pungli di Dumai Barat Dipastikan Kasus Lama, Polres Dumai Tegaskan Pelaku Sudah Diproses
    Selasa, 28-04-2026 - 22:23 WIB
    14 Walikota Pekanbaru Muluskan Jalan Teluk Leok Rumbai
    Selasa, 28-04-2026 - 22:20 WIB
    15 Bupati Kampar Paparkan LKPJ 2025, DPRD Bentuk Pansus Pembahasan
    Selasa, 28-04-2026 - 21:11 WIB
    16 Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Erwin Sitompul. Minta Presiden Prabowo Subianto Segera Turun Tangan
    Sabtu, 25-04-2026 - 14:08 WIB
    17 Pemilik 500 Butir Pil Ekstasi Berhasil Ditangkap Satres Narkoba Polres Dumai
    Jumat, 24-04-2026 - 23:19 WIB
    18 Harta Kekayaan Walikota Dumai Naik Tipis dalam Setahun, Sejumlah Komponen Aset Mengalami Perubahan
    Jumat, 24-04-2026 - 23:12 WIB
    19 Sejak Lukmansyah Badoe Pimpin Kominfo Kampar, Penataan Media Dinilai Dongkrak PAD
    Minggu, 19-04-2026 - 11:04 WIB
    20 Kejati Riau Geledah Kantor BUMD PT Pelabuhan Dumai Berseri
    Minggu, 19-04-2026 - 11:01 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com