Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah, Masyarakat Penanggulangan Banjir Wilayah Kodim 0301 DI Kawasan Labuh Baru Timur
Minggu, 10-12-2023 - 23:56:08 WIB
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com | Pekanbaru - Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat daerah dalam penanggulangan Banjir sudah lama berlangsung baik pada tahap sebelum bencana/pra bencana, saat bencana/masa bencana, dan setelah bencana/pasca bencana.


Sinergi dalam penanggulangan banjir ini terus ditingkatkan agar mampu mengurangi resiko banjir baik di kelurahan maupun perkotaaan, mendeteksi kapan terjadinya bencana, maupun melakukan upaya-upaya sedini mungkin. Tanpa adanya sinergi ini, maka penanggulangan banjir.


Salah satu sinergi yang harus dioptimalkan secara terus menerus adalah sinergi antara TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat untuk melakukan upaya penanggulangan banjir. TNI, POLRI sebagai kekuatan pertahanan di Indonesia mengemban misi tidak hanya menangkal, menindak dan menghancurkan musuh semata, melainkan juga mengemban misi sipil (civic mission), berupa membantu pemerintah dalam penanggulangan banjir khusus di Kawasan kelurahan dan perkotaan.


Salah satu Intruksi Presiden No 4 tahun 2012 tentang Penanggulangan Banjir adalah mendorong tingkat partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat merupakan suatu proses teknis untuk memberikan kesempatan dan wewenang yang lebih luas kepada masyarakat untuk secara bersama-sama memecahkan berbagai persoalan pada umumnya, khususnya dalam konteks pengendalian banjir baik dalam pembangunan fisik maupun non fisik pengendali banjir.


Pembagian kewenangan ini dilakukan berdasarkan tingkat keikutsertaan (level of involvement) masyarakat dalam kegiatan tersebut. Partisipasi masyarakat bertujuan untuk mencari solusi permasalahan yang lebih baik dalam suatu komunitas dengan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk ikut memberikan kontribusi baik pada fase pra konstruksi, tahap kontruksi, maupun paska konstruksi pembangunan disik pengendali banjir. Dengan hal tersebut diharapkan implementasi kegiatan berjalan aman lebih efektif, efesien, dan berkelanjutan disokong oleh pengamanan sosial para pengemban kepentingan di masyarakat (stakeholder).


Stakeholder penanggulangan banjir secara umum dikelompokkan menjadi tiga bagian. Pertama, yaitu, beneficiaries, masyarakat yang mendapat manfaat/dampak secara langsung maupun tidak langsung. Kedua, intermediaries, kelompok masyarakat atau perseorangan yang dapat memberikan pertimbangan atau fasilitasi dalam penanggulangan banjir antara lain: konsultan, pakar, LSM, dan profesional di bidang SDA. Ketiga, decision/ policy makers, lembaga/institusi yang berwenang membuat keputusan dan landasan hukum seperti lembaga pemerintahan dan dewan sumberdaya air.


Partisipasi masyarakat dari ketiga bagian tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi akuntabilitas atas program-program pemerintah, pada umumnya khususnya dalam pembangunan fisik pengendali banjir. Dengan kata lain, akuntabilitas pemerintah dapat dinilai dari sudut pandang sejauh mana partisipasi masyarakat dan pihak terkait (stakeholder) lainnya dalam program pembangunan.


Partisipasi masyarakat dilakukan mulai dari tahapan kegiatan pembuatan konsep, konstruksi, operasional-pemeliharaan, serta evaluasi dan pengawasan.


Analisa dampak sosial merupakan suatu proses yang akan menjamin bahwa pelaksanaan suatu tindakan cukup terinformasikan dengan mempertimbangkan isu-isu sosial yang relevan, serta menyediakan suatu strategi partisipasi untuk melibatkan seluruh stakeholders secara luas dan aktif (Sofyan, 2016). Penentuan dan pemilahan stakeholder dilakukan dengan metode Stakeholders Analysis (Rietbergen & Narayan, 1998).


evaluasi sangat penting dilakukan untuk mengetahui kegiatan atau langkah yang kurang tepat atau perlu adanya perbaikan untuk keberlanjutan program. Evaluasi dari kegiatan yang telah dilakukan yaitu untuk kegiatan selanjutnya supaya dipersiapkan waktu yang akan dilaksanakan bersama mitra, karena sempat terjadi miskomunikasi antara warga dan mitra mengenai waktu. Dan untuk keberlanjutan program supaya lebih dipersiapkan dengan matang.


Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di kelurahan labuh baru timur RT 02 RW 08 dan RW 09, ini akan terus berlanjut dan pelaksanaannya secara continue. Untuk kegiatan yang selanjutnya yaitu merencanakan pengolahan sampah menjadi pupuk organik untuk sampah organik, dan pengolahan sampah menjadi kerajinan tangan untuk sampah non organik. Selain itu, jika sampah di desa labuh baru timur sudah teratasi maka kegiatan selanjutnya yaitu penghijauan rumah dalam lingkungan yang bersih.


Eskripsi tentang diskusi hasil pengabdian masyarakat, diskusi teoritik yang relevan dengan temuan hasil pengabdian masyarakat. Juga mendiskusikan tentang temuan teoritis dari proses pengabdian mulai awal sampai terjadinya perubahan sosial.




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Kombes Pol. Julihan Muntaha, mendapat Apresiasi Dari Laskar Prabowo 08 DPD Sumut Atas Kinerjanya Selama Menjabat Kabidpropam Polda Sumut
  • Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
  • Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
  • Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Kombes Pol. Julihan Muntaha, mendapat Apresiasi Dari Laskar Prabowo 08 DPD Sumut Atas Kinerjanya Selama Menjabat Kabidpropam Polda Sumut
    Senin, 12-01-2026 - 22:54 WIB
    3 Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
    Senin, 12-01-2026 - 08:39 WIB
    4 Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:37 WIB
    5 Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:34 WIB
    6 Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:33 WIB
    7 Mengusut Akar Korupsi di Balik Hancurnya Kebun Karet Pemda Kuansing
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:30 WIB
    8 Pemprov Riau Buka Seleksi Terbuka untuk 69 Jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:26 WIB
    9 Walikota Pekanbaru Dikabarkan Rombak Pejabat Eselon III dan IV Hari Ini
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:23 WIB
    10 Pemprov Riau Segera Bentuk Pansel Baru untuk Seleksi Ulang Komisaris, Dirut dan Direksi BRK Syariah
    Rabu, 07-01-2026 - 20:41 WIB
    11 Libatkan Kemendagri, Penetapan APBD Pekanbaru Tahun 2026 Direncanakan Besok
    Rabu, 07-01-2026 - 20:40 WIB
    12 Plt Gubri Bakal Lantik 15 Pejabat Eselon II Pekan Depan
    Rabu, 07-01-2026 - 20:38 WIB
    13 SPPD dan Sosper Fiktif Diduga Masih Terjadi di Sekretariat DPRD Riau Pada Tahun 2025
    Rabu, 07-01-2026 - 20:36 WIB
    14 Kalapas Bagansiapiapi Beri Pengarahan WBP, Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Kesehatan
    Senin, 05-01-2026 - 21:21 WIB
    15 Pengarahan Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan WBP Agar Patuhi Peraturan 
    Senin, 05-01-2026 - 21:18 WIB
    16 Perusahaan Pers Tidak Wajib Terdaftar di Dewan Pers dan Wartawan Tidak Diwajibkan UKW, Namun Profesionalisme Tetap Berlandaskan UU Pers
    Senin, 05-01-2026 - 21:14 WIB
    17 Plt Gubernur Riau Bongkar Borok BUMD: Struktur Gemuk, Kinerja Mandek, PAD Merosot
    Minggu, 04-01-2026 - 21:31 WIB
    18 Kontrak Senyap Rp Triliunan? Pemprov Riau Tak Tahu, Aryaduta Sudah Dikunci Lippo
    Minggu, 04-01-2026 - 21:27 WIB
    19 Empat Tersangka Perambahan Kawasan TAHURA OKH Di Kab. Tanjabtin,  Provinsi Jambi Siap Didangkak
    Minggu, 04-01-2026 - 21:25 WIB
    20 RMRB Bersilaturahmi Dengan LAMR Riau, Ketum DPP Akel , Mari Bersama Jaga Marwah Riau
    Kamis, 01-01-2026 - 11:37 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com