DPRD Kuansing Meminta Pemerintah Daerah Menuntaskan Tunda Bayar
Senin, 05-05-2025 - 19:36:48 WIB
Baca juga:
   
 

Mediasindonews.com I Kuantan Singingi - DPRD Kuansing melalui Fraksi – Fraksi meminta tunda bayar dituntaskan dan PAD ditingkatkan saat rapat Paripurna DPRD dengan agenda pandangan umum terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2024, Senin (5/5/2025).


Meski LKPJ bukan soal menerima dan menolak, tetapi banyak catatan yang diaampaikan fraksi-fraksi pada pemerintah daerah pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD H Juprizal SE MSi dan dihadiri Wakil Bupati H Muklisin, Pj Sekda Dr H Fahdiansyaj SpOg, kepala dinas, kepala badan, camat, kabag, serta 26 anggota DPRD Kuansing yang hadir.


Dari beberapa poin yang menjadi catatan pada pemerintah daerah itu, ada lima fraksi di DPRD yang meminta agar Pemkab Kuansing segera menuntaskan segala bentuk tunda bayar pada tahun 2024 lalu.


Baik tunda bayar dalam pekerjaan fisik kegiatan pada pihak ketiga, tunda bayar gaji honorer, guru, perangkat desa dan lainnya harus segera dituntaskan pada tahun 2025 ini.


Ini disampaikan oleh lima fraksi dari tujuh fraksi yang ada. Masing-masing Fraksi Gerindra lewat juru bicaranya Dasver Librian, Fraksi PDI Perjuangan Yusliadi, Fraksi Golkar Meirizaldi, Fraksi Demokrat Ike Krisnawati dan Fraksi PAN Desta Harianto.


Sementara ketujuh fraksi menilai kalau capaian pendapatan asli daerah (PAD) Kuansing tahun 2024 lalu belum maksimal.


Karena itu perlu dilakukan penggalian sumber-sumber potensi yang ada agar PAD yang dihasilkan bisa meningkat.


Juru bicara Fraksi Gerindra, Dasver Librian mengatakan, LKPj merupakan wadah untuk evaluasi kinerja kepala daerah dalam menjalankan visi misi kepala daerah dan realisasi anggaran.


Selama tahun 2024, Fraksi Gerindra melihat kalau pemerintah daerah selama tahun 2024 sudah melaksanakan kegiatan program dan realisasi anggaran cukup baik.


Karena itu, Fraksi Gerindra memberikan apresiasi atas capai itu dan lebih baik ke depannya. Namun pada tahun 2024, ada kegiatan yangbtunda bayar. Gaji honorer, guru, pihak ketiga dan lainnya. Dimana itu haruslah dituntaskan segera.


Meminta pemerintah daerah untuk efisiensi dalam penggunaan anggaran dari pemerintah pusat yang haruslah didasarkan skala prioritas dan kepentingan masyarakat.


Fraksi Gerindra juga meminta pemerintah daerah ikut mensukseskan program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Sebab bila suatu daerah ingin maju.


Dalam upaya peningkatan PAD yang tahun lalu baru tercapai 71,06 persen dari target, Daver meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait pengelola PAD harus terus menggali semua potensi PAD dengan maksimal, termasuk pemanfaat potensi aset daerah. Dengan begitu, ke depan PAD yang dihasilkan lebih meningkat.


Menanggapi pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD tentang tunda bayar dan peningkatan PAD, Wakil Bupati Kuansing H Muklisin didampingi Pj Sekda H Fahdiansyah menjelaskan, kondisi tunda bayar tidak bisa terelakkan dan tidak hanya terjadi pada Pemkab Kuansing saja. Tetapi semua daerah di Riau termasuk Provinsi Riau sendiri.


Pemkab tentu saja berkomitmen pada tahun 2025 ini bisa menuntaskan semua kegiatan tunda bayar itu. “Insya allah bila uang kita ada, tentu akan kita bayarkan. Insya Allah tahun ini bisa tuntas,” kata Muklisin.


Begitu juga soal PAD, pada 2024 lalu target PAD Rp170.636.769.359 miliar dan terealisasi 71,60 persen, menjadi perhatian semua OPD di lingkungan Pemkab Kuansing. Dengan menggali dan memaksimalkan potensi sumber-sumber PAD yang ada.


Muklisin yakin, dengan target PAD di 2025 mencapai sekitar Rp240 miliar lebih, realisasi akan lebih meningkat dari 2024 lalu. “Saya yakin, dengan semua kita bergerak, realisasi PAD akan jauh lebih meningkat,” ujarnya.


Sementara Pj Sekda H Fahdiansyah mengatakan, tunda bayar merupakan kewajiban yang akan tetap dibayarkan sesuai dengan dana yang masuk. Bulan lalu, Pemkab sudah menuntaskan pembayaran gaji honorer Kuansing dan beberapa kegiatan lainnya sekitar Rp20 miliar.


“Kalau tunda salur dari pusat dan provinsi terbayarkan, maka tunda bayar yang hasil audit internal sekitar Rp182 miliar lebih itu bisa tuntas. Tetapi sampai hari ini, itu belum terlihat. Makanya kita masukan ke struktur APBD 2025 dalam RAK untuk dibayarkan,” ujarnya. (ADV)




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
  • Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
  • Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
  • Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
    Senin, 12-01-2026 - 08:39 WIB
    3 Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:37 WIB
    4 Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:34 WIB
    5 Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:33 WIB
    6 Mengusut Akar Korupsi di Balik Hancurnya Kebun Karet Pemda Kuansing
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:30 WIB
    7 Pemprov Riau Buka Seleksi Terbuka untuk 69 Jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:26 WIB
    8 Walikota Pekanbaru Dikabarkan Rombak Pejabat Eselon III dan IV Hari Ini
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:23 WIB
    9 Pemprov Riau Segera Bentuk Pansel Baru untuk Seleksi Ulang Komisaris, Dirut dan Direksi BRK Syariah
    Rabu, 07-01-2026 - 20:41 WIB
    10 Libatkan Kemendagri, Penetapan APBD Pekanbaru Tahun 2026 Direncanakan Besok
    Rabu, 07-01-2026 - 20:40 WIB
    11 Plt Gubri Bakal Lantik 15 Pejabat Eselon II Pekan Depan
    Rabu, 07-01-2026 - 20:38 WIB
    12 SPPD dan Sosper Fiktif Diduga Masih Terjadi di Sekretariat DPRD Riau Pada Tahun 2025
    Rabu, 07-01-2026 - 20:36 WIB
    13 Kalapas Bagansiapiapi Beri Pengarahan WBP, Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Kesehatan
    Senin, 05-01-2026 - 21:21 WIB
    14 Pengarahan Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan WBP Agar Patuhi Peraturan 
    Senin, 05-01-2026 - 21:18 WIB
    15 Perusahaan Pers Tidak Wajib Terdaftar di Dewan Pers dan Wartawan Tidak Diwajibkan UKW, Namun Profesionalisme Tetap Berlandaskan UU Pers
    Senin, 05-01-2026 - 21:14 WIB
    16 Plt Gubernur Riau Bongkar Borok BUMD: Struktur Gemuk, Kinerja Mandek, PAD Merosot
    Minggu, 04-01-2026 - 21:31 WIB
    17 Kontrak Senyap Rp Triliunan? Pemprov Riau Tak Tahu, Aryaduta Sudah Dikunci Lippo
    Minggu, 04-01-2026 - 21:27 WIB
    18 Empat Tersangka Perambahan Kawasan TAHURA OKH Di Kab. Tanjabtin,  Provinsi Jambi Siap Didangkak
    Minggu, 04-01-2026 - 21:25 WIB
    19 RMRB Bersilaturahmi Dengan LAMR Riau, Ketum DPP Akel , Mari Bersama Jaga Marwah Riau
    Kamis, 01-01-2026 - 11:37 WIB
    20 Bomen : Negara dan Lembaga Publik tidak Punya Kewenangan Menentukan “Kelayakan Wartawan
    Kamis, 01-01-2026 - 11:30 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com