Festival Bakar Tongkang di Rohil Berlangsung Mariah, Aman dan Lancar
Kamis, 06-07-2023 - 21:37:55 WIB
sumber : cyber88.co.id
Baca juga:
   
 

ROHIL - Sebanyak lebih dari 10.000 orang warga Riau dan wisatawan
asing memadati lokasi Festival Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi Kabupaten
Rokan Hilir Riau Selasa (4/7). Masyarakat di dominasi Tionghoa menyaksikan
festival budaya yang turun temurun itu.

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto mengatakan bahwa puncak Bakar Tongkang
di Bagansiapiapi, berlangsung meriah. Hal tersebut tidak terlepas dari pengamanan
730 personel gabungan yang dikerahkan untuk pengamanan Festival Bakar Tongkang.

"Personel gabungan itu dari Polres Rokan Hilir sebanyak 250, Brimob 110 personel,
Polda Riau 80, TNI 100, Satpol PP 150, dan Dishub 40 personel,"
ujar Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto Rabu (5/7).

Pengerahan personel dalam jumlah besar itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan
event wisata berskala internasional ini berjalan dengan aman dan lancar.
Dia bersyukur tim pengamanan kompak dalam bertugas.

“Alhamdulilah pelaksanaan bakar tongkang aman, tanpa gangguan kamtibmas,” kata Andrian.

Andrian menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut serta dan
bekerjasama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Festival Bakar Tongkang.



 


“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah tertib,
dan mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan Festival bakar tongkang ini biasanya
kita laksanakan setiap tahun. Tapi karena tahun-tahun sebelumnya terjadi
pandemi Covid-19, iven ini baru dilaksanakan tahun ini, setelah 3 tahun vakum.

Syamsuar menyebutkan, iven budaya ini masuk dalam kalender wisata nasional.
Sebab, festival khas warga Rohil ini selalu dikunjungi puluhan ribu orang.

"Festival bakar tongkang ini akan meningkatkan pendapatan UMKM di Rokan Hilir.
Pemerintah menggerakkan wisata domestik, bahkan ada juga pengunjung dari
mancanegara yang hadir," kata Syamsuar.

Pembakaran replika kapal tersebut diawali dari titik kumpul di
Klenteng Ing Hok Kiong Selasa (4/7) sekitar pukul 12.00 WIB.
Wisatawan yang datang pun ada yang langsung memulai prosesi sembahyang.

Dari pantauan di lapangan, pengunjung dihibur dengan berbagai tampilan budaya,
baik budaya lokal maupun dari China, terlihat pemain reog ponorogo dengan ciri
khas peserta yang kesurupan, barongsai dan kuda lumping. Jelang puncak acara,
hadir pula tatung atau biasa dikenal masyarakat setempat pengusir roh jahat.

Selanjutnya, proses arak-arakan kapal tongkang dimulai pukul 16.00 Wib.
Peserta berjalan dari klenteng menuju lapangan pembakaran tongkang sejauh
1,2 kilometer. Replika kapal besar itu dipikul belasan orang secara bergantian.

"Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh yang terlibat dalam menyukseskan
pelaksanaan bakar tongkang ini," tutup Syamsuar.

Tak sendirian, Gubernur Syamsuar ditemani Bupati Rohil Afrizal Sintong dan
Wabup Rohil Sulaiman, Wakapolda Brigjen Pol Rahmadi hingga Kapolres Rohil
AKBP Andrian Pramudianto. Termasuk Kepala Dinas Pariwisata Riau Roni Rakhmat
dan Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan hadir di lokasi.

Warga yang hadir juga tercatat datang dari berbagai perwakilan klenteng atau
tempat ibadah di Rokan Hilir. Mereka membawa replika klenteng sebagai simbol
tradisi nenek moyang. Bahkan, masyarakat dari kabupaten lain juga datang untuk menonton.

Iven budaya Tionghoa ini merupakan acara yang dilakukan untuk memperingati
kehadiran masyarakat Tionghoa ke Bagansiapiapi pada tahun 1820 silam.
Ketika itu, masyarakat Tionghoa juga berjanji untuk mengembangkan diri
di kota yang punya julukan Hong Kong Van Andalas.

Proses Ritual Bakar Tongkang dimulai dari klenteng Ing Hok Kiong.
Rumah ibadah umat Tionghoa itu merupakan klenteng tertua di Kota Bagansiapiapi.

"Klenteng ini merupakan tertua di Rohil," kata Syamsuar.

Replika kapal tongkang terbuat dari kayu dan kertas, dihiasi simbol-simbol khusus
yang mengandung makna. Biasanya penyelenggara mempersiapkan replika kapal sejak beberapa bulan lalu.

Tradisi dari leluhur ini memiliki cerita yang sangat erat dengan kelompok
imigran China pertama yang meninggalkan Tanah Air mereka, serta menetap
di pulau Sumatera yang kemudian dikenal dengan nama Bagansiapiapi.

Mereka memilih untuk hidup dan mencari nafkah di Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilor.
Kemudian, terlahir kegiatan budaya bakar tongkang berarti membakar kapal terakhir
tempat mereka berlayar pada tahun 1826.

Dalam sejarahnya, diyakini bahwa leluhur Bagansiapiapi merupakan orang Tang-lang
generasi Hokkien yang berasal dari Distrik Tong'an (Tang Ua) di Xiamen,
Provinsi Fujian, China Selatan. Mereka disebut meninggalkan Tanah Air dengan kapal yang mempunyai pangkalan datar.

Kapal itu digunakan sebagai alat pengangkut pasir serta mineral yang ditambang,
kemudian disebut tongkang. Awalnya ada tiga kapal tongkang saat ekspedisi tersebut,
tetapi cuma satu kapal yang menggapai tepi laut Sumatera.


 


sumber : cyber88.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
  • Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
  • Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
  • Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
  • Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    1 Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2024, Seluruh Pejabat Tinggi Diarak Dengan Perahu Baganduang
    Rabu, 21-08-3024 - 18:56 WIB
    2 Pak Mentrans Tolong kami, Konflik lahan HPL Transmigrasi 1500 H dengan PT. Jatim Jaya Perkasa tuntas Tahun 2026
    Senin, 12-01-2026 - 08:39 WIB
    3 Sosialisasi KUHP Baru: Mabuk di Tempat Umum yang Mengganggu Ketertiban Dapat Didenda Rp 10 Juta
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:37 WIB
    4 Geng Motor Mersahkan Masyarakat diTangkap Polresta Pekanbaru Riau
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:34 WIB
    5 Banjir Merendam Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:33 WIB
    6 Mengusut Akar Korupsi di Balik Hancurnya Kebun Karet Pemda Kuansing
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:30 WIB
    7 Pemprov Riau Buka Seleksi Terbuka untuk 69 Jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:26 WIB
    8 Walikota Pekanbaru Dikabarkan Rombak Pejabat Eselon III dan IV Hari Ini
    Sabtu, 10-01-2026 - 18:23 WIB
    9 Pemprov Riau Segera Bentuk Pansel Baru untuk Seleksi Ulang Komisaris, Dirut dan Direksi BRK Syariah
    Rabu, 07-01-2026 - 20:41 WIB
    10 Libatkan Kemendagri, Penetapan APBD Pekanbaru Tahun 2026 Direncanakan Besok
    Rabu, 07-01-2026 - 20:40 WIB
    11 Plt Gubri Bakal Lantik 15 Pejabat Eselon II Pekan Depan
    Rabu, 07-01-2026 - 20:38 WIB
    12 SPPD dan Sosper Fiktif Diduga Masih Terjadi di Sekretariat DPRD Riau Pada Tahun 2025
    Rabu, 07-01-2026 - 20:36 WIB
    13 Kalapas Bagansiapiapi Beri Pengarahan WBP, Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Kesehatan
    Senin, 05-01-2026 - 21:21 WIB
    14 Pengarahan Awal Tahun 2026, Kalapas Bagansiapiapi Tegaskan WBP Agar Patuhi Peraturan 
    Senin, 05-01-2026 - 21:18 WIB
    15 Perusahaan Pers Tidak Wajib Terdaftar di Dewan Pers dan Wartawan Tidak Diwajibkan UKW, Namun Profesionalisme Tetap Berlandaskan UU Pers
    Senin, 05-01-2026 - 21:14 WIB
    16 Plt Gubernur Riau Bongkar Borok BUMD: Struktur Gemuk, Kinerja Mandek, PAD Merosot
    Minggu, 04-01-2026 - 21:31 WIB
    17 Kontrak Senyap Rp Triliunan? Pemprov Riau Tak Tahu, Aryaduta Sudah Dikunci Lippo
    Minggu, 04-01-2026 - 21:27 WIB
    18 Empat Tersangka Perambahan Kawasan TAHURA OKH Di Kab. Tanjabtin,  Provinsi Jambi Siap Didangkak
    Minggu, 04-01-2026 - 21:25 WIB
    19 RMRB Bersilaturahmi Dengan LAMR Riau, Ketum DPP Akel , Mari Bersama Jaga Marwah Riau
    Kamis, 01-01-2026 - 11:37 WIB
    20 Bomen : Negara dan Lembaga Publik tidak Punya Kewenangan Menentukan “Kelayakan Wartawan
    Kamis, 01-01-2026 - 11:30 WIB
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © mediasindonews.com